Potret Warga Hasil Penelusuran KIM Lembayung Desa Margamulya

oleh -360 views
Ciah (70 th) kakak kandung Tami pernah serumah dengan Tami dan Yadi.

KANALWARGA – Tami (60 th) penduduk Kp. Gentong Desa Margamulya, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, selama bertahun-tahun didera penderitaan lahir-batin, sejak anaknya — Yadi (35) —  memperlihatkan perangai yang beringas manakala ada kehendak.

Tiap Yadi ingin makan, ingin merokok, bahkan ingin sekedar minum pun selalu marah marah. Seringkali jika keinginannya tidak terpenuhi, dikarenakan Tami ibunya miskin, Yadi beringas dan merusak apapun termasuk rumah kediamannya sendiri.

Seluruh kaca rumah pecah dan para tetangga dipimpin Wawan Setiawan Ketua RT 1/1 setempat berinisiatif menutupnya dengan tembokan setelah berkali kali kaca jendelanya diganti.

Sampai hari ini keadaan Tami tidak mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. Bahkan bertambah parah dengan munculnya musibah stroke yang menyebabkan sebelah tangannya tidak berfungsi, tapi tugas kesehariannya harus tetap berjalan demi memenuhi kebutuhan anak dan dirinya.

Dengan berbagai cara meminta-minta belas kasihan tetangga, sampai menimba air minum dengan sebelah tangannya dibantu giginya, sementara anak laki-lakinya yang beringas dan kekar, bersantai.

Tami sedang menimba air di sumur

Anggapan sementara tetangganya, Yadi mengalami gangguan kejiwaan, dan hal ini dibenarkan oleh Wawan Setiawan. “Pernah suatu kali Kepala Desa Margamulya, Drs. Acep Kadarisman berkunjung dan hendak memusyawarahkan persoalan tersebut, namun sampai hari ini tidak ada kabar beritanya.”

Ketua KIM Lembayung Desa Margamulya Nana Suryana didampingi Koorbid Penyerapan Informasi Idik Sodikin, Kamis, 30 April 2020 mencoba mendekati keluarga tersebut dibantu Pak RT.

“Keluarga ini tertutup dan susah diajak komunikasi, sementara, bayang bayang Yadi Si Beringas menghantui,” ungkap Nana Suryana.

Ciah (70 th) kakak kandung Tami pernah serumah dengan Tami dan Yadi, namun kondisi keluarga ini sepertinya ada yang salah sehingga Ciah pergi entah ke mana dalam keadaan tua terbungkuk kadan berjalan secara ngesot tanpa kepastian.

“Kabar terakhir Ibu Ciah ada di tetangga kampung sekitar dalam keadaan sakit tua,” kata Wawan Setiawan menambahkan. “Ibu Tami adalah penerima PKH, tahun-tahun belakang, namun telah lama tidak menerima lagi dan kini tak jelas kabarnya, hanya menurut rumor kartu PKH-nya ditangani oleh Kepala Dusun Balananjeur, Rais.

Editor: Rade | FKKIM Kabupaten Tasikmalaya