Target: KIM Terbentuk di 351 Desa

oleh -243 views

KAPOL.ID – Marwah informasi positif mesti dijaga. Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) diharapkan menjadi benteng pertahanan untuk meluruskan informasi yang dipelesetkan.

“KIM diharapkan menambah keyakinan dan menjaga kondusivitas. Tidak ada hoaks. Informasi tidak terpelesetkan,” kata Sekretaris Dinas Komunikasi dan Infomasi Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Naseh, Rabu (26/2/2020).

Kegiatan pembangunan di desa, menurutnya, harus dikelola dengan baik agar bermanfaat. Diharapkan kepengurusan yang ada lebih memahami peran KIM dan lebih eksis.

“Standar Pelayanan Minimum Kominfo, di antaranya media komunikasi yang harus dibentuk oleh daerah adalah disemenasi informasi melalui media masa, media luar ruang, media baru, dan media sosial,” katanya.

KIM, menurutnya, termasuk dalam ranah organisasi kemasyarakatan. Demi menjaga keberlangsungan mesti dibuat anggaran dasar anggaran rumah tangga agar sejalan dengan alur keorganisasian secara nasional.

Penasihat KIM Kabupaten Tasikmalaya, Usman Kusmana, menandaskan KIM harus terbentuk di 351 desa harus segera terbentuk.

“Saya berpikir bagaimana caranya agar 351 desa bisa terbentuk dan punya sekretariat permanen,” katanya.

Gerakan KIM hari ini, kata dia, tidak boleh lepas dengan filosofis KIM. Bukan organisasi yang membuat kegaduhan.

“KIM adalah mitra yang mewakili masyarakat dan pemerintah untuk menyampaikan informasi positif. KIM menjadi mata, menjadi telinga, menjadi mulut, bahkan menjadi tangan agar potensi desa disebarluaskan melalui tulisan, melalui foto, dan video,” katanya seraya menambahkan itulah sebabnya, anggota KIM harus memiliki kemampuan merekam.